Dari lubang hidung hingga alveolus — pelajari struktur dan fungsi sistem pernapasan yang menjaga pertukaran O₂ dan CO₂ setiap detiknya.
Udara masuk melewati serangkaian struktur yang semakin mengecil — dari hidung hingga bronkiolus terminal, sebelum mencapai zona pertukaran gas.
Sistem respirasi dibagi menjadi zona konduksi (saluran napas penghantar) dan zona respirasi (tempat pertukaran gas).
ZONA KONDUKSI
Hidung → faring → laring → trakea → bronkus → bronkiolus. Menghantar, menyaring, menghangatkan & melembabkan udara.
ZONA RESPIRASI
Bronkiolus respiratorik → duktus alveolar → sakkus alveolar → alveolus. Tempat pertukaran O₂ & CO₂.
Kotak suara (voice box) yang menghubungkan faring ke trakea, sekaligus mencegah makanan masuk ke saluran napas.
Dua paru-paru berbeda ukuran dan lobus terletak di rongga toraks, dilapisi membran pleura yang memungkinkan ekspansi saat bernapas.
PARU KANAN — 3 Lobus
PARU KIRI — 2 Lobus
Paru kiri lebih kecil karena jantung menempati ruang di sisi kiri. Tiap paru memiliki 10 segmen bronkopulmoner yang independen — penting untuk lokalisasi patologi.
Hubungkan anatomi paru yang baru kamu pelajari dengan pathway klinis — Pneumonia, PPOK, Asma, Efusi Pleura, ARDS. Setiap node pathway terhubung ke SDKI, SLKI, dan SIKI terkait.
Pernapasan adalah proses mekanik yang bergantung pada perbedaan tekanan. Otot-otot pernapasan mengubah volume toraks untuk menggerakkan udara masuk dan keluar.
VOLUME
KAPASITAS
Gas bergerak secara difusi mengikuti gradien tekanan parsial — dari konsentrasi tinggi ke rendah — baik di paru (respirasi eksternal) maupun di jaringan (respirasi internal).
| Langkah | Parameter | Normal | Asidosis Resp | Alkalosis Resp | Asidosis Met | Alkalosis Met |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1. pH | Asam/Basa? | 7.35–7.45 | ↓ <7.35 | ↑ >7.45 | ↓ <7.35 | ↑ >7.45 |
| 2. PaCO₂ | Resp penyebab? | 35–45 mmHg | ↑ >45 | ↓ <35 | ↓ kompensasi | ↑ kompensasi |
| 3. HCO₃⁻ | Met penyebab? | 22–26 mEq/L | ↑ kompensasi | ↓ kompensasi | ↓ <22 | ↑ >26 |
| 4. PaO₂ | Oksigenasi? | 80–100 mmHg | ↓ (hipoventilasi) | ↑ atau N | Bervariasi | Bervariasi |
| 5. Kompensasi | Adekuat? | — | Winter: HCO₃⁻=1.5×(HCO₃⁻)+8±2 (resp | Asidosis met: PaCO₂=HCO₃⁻×1.5+8 (expected) | ||
| Parameter | Target Normal | ARDS | PPOK/Asma | Tindakan Perawat |
|---|---|---|---|---|
| Tidal Volume (VT) | 6–8 mL/kg IBW | 4–6 mL/kg IBW | 6–8, hindari auto-PEEP | Hitung IBW, monitor Ppeak vs Pplat |
| FiO₂ | 0.4–0.6 | 0.6–1.0 awal, turunkan | 0.4–0.5 | Weaning FiO₂ bila SpO₂ ≥94% |
| PEEP | 5 cmH₂O | 8–15, tabel ARDSNet | 4–5, awasi auto-PEEP | Naikkan PEEP bertahap 2 cmH₂O, awasi TD |
| Plateau Pressure | <28 cmH₂O | <30 (lung protective) | <28 | Bila >30: ↓ VT, cari penyebab |
| RR | 12–16/mnt | 14–20 (kompensasi VT kecil) | 10–14 (ekspirasi cukup) | Monitor air trapping, asinkroni |
| I:E Ratio | 1:2 | 1:2 | 1:3–1:4 | PPOK/asma: perpanjang ekspirasi → ↓ auto-PEEP |
Anatomi saluran napas, mekanika ventilasi, pertukaran gas, dan regulasi pernapasan dari OpenStax A&P 2e.