Organ indera khusus dan somatosensori: penglihatan (mata), pendengaran & keseimbangan (telinga), penciuman, pengecapan, dan reseptor sensorik kulit. Penting untuk pengkajian neurologis.
Mata adalah organ indera kompleks yang mengkonversi cahaya menjadi sinyal saraf. Retina mengandung 120 juta sel batang (hitam-putih, cahaya redup) dan 6 juta sel kerucut (warna, ketajaman visual).
🔍 Perbesar
🔍 Perbesar
🔍 Perbesar
🔍 Perbesar
🔍 PerbesarTelinga terbagi menjadi telinga luar (pinnae, meatus, membran timpani), telinga tengah (ossicles: maleus, inkus, stapes), dan telinga dalam (koklea untuk pendengaran; apparatus vestibular untuk keseimbangan).
🔍 Perbesar
🔍 Perbesar
🔍 Perbesar
🔍 Perbesar
🔍 Perbesar
🔍 Perbesar
🔍 Perbesar
🔍 Perbesar| Indera | Reseptor | Saraf Kranial | Lokasi Korteks |
|---|---|---|---|
| Penglihatan | Fotoreseptor (batang, kerucut) | CN II (Optik) | Lobus oksipital (V1-V5) |
| Pendengaran | Sel rambut koklea | CN VIII (Vestibulokok.) | Lobus temporal (A1) |
| Keseimbangan | Sel rambut vestibular | CN VIII | Lobus parietalis |
| Penciuman | Neuron olfaktori | CN I (Olfaktorius) | Korteks piriform, amigdala |
| Pengecapan | Sel rasa (taste cell) | CN VII, IX, X | Korteks gustatori (insula) |
| Sentuhan/Tekanan | Meissner, Pacini, Merkel, Ruffini | Somatik | Korteks somatosensori (S1) |
Somatosensori adalah sensasi dari tubuh: sentuhan, tekanan, getaran, propriosepsi, suhu, dan nyeri. Dihantarkan melalui jalur spinotalamikus dan dorsal column-medial lemniscal.
🔍 Perbesar
🔍 PerbesarTerapkan anatomi indera untuk pathway penyakit: Stroke dengan Hemiplegia, Katarak, Glaukoma, Otitis Media, atau Neuropati Diabetik.
Mata, telinga, jalur sensorik, propiosepsi, dan organ indera khusus dari OpenStax A&P 2e.